Teknik Mudah Budidaya Ikan Nila Merah Pada Kolam Terpal

No comment 353 views

Budidaya Nila Merah -  Ikan nila, siapa yang tidak kenal dengan ikan ini? Yups, ikan ini hampir sama dengan ikan mujaer dan dikenal sebagai ikan yang gurih serta lezat dan banyak protein yang terkandung didalamnya. Ikan nila sendiri banyak populer dikalangan peternak ikan lokal, oleh sebab itu banyak dari mereka melakukan ternak ikan nila karena mudah untuk dibudidayakan dan juga pertumbuhannya yang cepat.

Budidaya ikan nila merah sendiri tidaklah sulit karena sifatnya yang mudah berkembang biak dan memiliki kemampuan adaptasi yang baik.  Maka sebelum itu, penting bagi kita untuk menegtahui bagaimana cara ternak ikan nila di kolam terpal yang akan dijabarkan di bawah ini.

Ikan nila menjadi prospek bisnis yang menguntungkan jika dilihat dari segi ekonomi.  Untuk emmulai ternak ikan nila merah, ada beberapa factor penting yang harus diperhatikan, yakni pemilihan benih, persiapan kolam, pemberian pakan hingga ke penangana penyakitnya.

 

budidaya ikan nila

 

Memilih Benih Ikan Nila

Hal pertama yang paling penting untuk dilakukan saat budidaya ikan nila merah adalah pemilihan benih. Ini merupakan factor penting yang menentukan tingkat keberhasilan dalam budidaya ikan nila sebaiknya gunakan benih ikan nila yang berjenis kelamin jantan karena diyakini pertumbuhannya 40% lebih ceoat dibandingkan dengan benih ikan nila betina.

 

Persiapan Lahan

Siapakan lahan yang bisa terkena cahaya matahari secara langsung. Berapapun luas lahan yang  kamu miliki kamu bisa menyiasatinya. Unutk membuat kolam terpal adalah dengan menggali tanah denagn kedalaman 50 cm. gunakan gundukan-gundukan tanah bekas galian sebagai tanggul agar kolam terpal anda menjadi lebih kuat. Kemudian tambahkan bati bata diatasnya. Tahap berikutnya yaitu memberikan dasar kolam dengan sekam halus secara merata. Dan pasang terpal yang sudah anda siapkan sebelumnya. Tumpangi bagian atas terpal agar terpal tidak mudah goyah ketika diterpa angina.

Setelah terpal terpasang, kemudian isi dengan air bersi. Buatlah saluran untuk air agar memudahkan anda saat mengeluarkan air yang akan diganti nantinya.  Pasang saringan pada pintu masuk sebagai salah satu resensi budidaya ikan nila merah dalam kolam terpal. Penebaran ikan nila akan dilakukan setelah 5-7 hari pengisian air kolam.

 

Penebaran Benih Ikan

Saat kolam terpal sudah siap dan sudah diisi air, maka pada hari ke 5-7 dilakukan penebaran benih ikan nila. Ukuran benih ikan nila yang disebar hendaknya perlu diperhatikan sekitar ukurunan 8-12 cm atau dengan berat 30gram/ekor dengan tebar sekitar 5-10 ekor/m2 .

 

Pemeliharaan Ikan Nila

Setelah menebarkan benih kedalam kolam, langkah selanjutnya yang perlu diambil adalah melakukan pemeliharaan budidaya ikan nila atau merawatnya hingga usia panen. Ada 3 hal yang harus dilakukan yaitu pengelolaan air, pemeberian pakan dan pengendalian hama penyakit.

  • Pengelolaan Air

Pantau kualitas air kolam untuk pertumbuhan budidaya ikan nila yang maksimal. Parameternya ditentukan dari kandungan pH dn oksigen dalam air, selain itu juga bisa dilakukan melalui pemantauan kadar CO2 dan NH3 bila memungkinkan. Bila kandungan NH3 dalam kolam terlau banyak dan berbau busuk maka segera lakukan pergantian air. Caranya yaitu keluarkan air kotor 1/3 nya, kemudian tambahkan air baru lagi. Bila kandungan oksigen menurun, maka perderas sirkulasi air dengan cara memperbesar aliran debit air.

  • Pemberian pakan

Dalam budidaya ikan nila  pengelolaan pakan sangat penting. Berikan pakan berupa pelet dengan kadar protein 20-30%. Ikan nila membutuhkan pakan setidaknya  3% dari bobot tubuhnya setiap hari. Pemberian pakan bisa dilakukan setiap dua minggu sekali pada pagi dan sore hari. Umumbya pemberian pakan dilakukan dengan ukuran seperti dibawah ini:

  1. Protein 20-30 %
  2. Lemak 70%
  3. Karbohidrat 63-73%
  4. Pakan berupa hijau-hijauan diantaranya kaliandra, kipat, kihujan dan kecubung atau kalikina.

 

  • Pengendalian hama penyakit

Ika nila termasuk ikan yang tahan banting. Penyakit ikan nila tidak banyak mengkhawatirkan. Biasanya risiko penyakit disebabkan oleh keadaan dan lingkungan yang tak menyenangkan, Kekurangan makanan, populasi yang terlalu padat, hingga penanganan  yang kurang baik dan sebagainya. Untuk mengatasi hal yang semacam ini, maka hal yang paling umum untuk dilakukan adalah melakukan pencegahan. Yaitu dengan cara melakukan pengeringan kolam dan melakukan penyiaangan dan permulaan.

 

Pemanenan Ikan Nila

Sekitar 4-6 bulan Waktu yang diperlukan para pembudidaya ikan nila mulai dari penebaran benih hingga panen  tergantung pada kebutuhan pasar. Ukuran ikan nila untuk pasar domestik berkisar 300-500 gram/ekor. Untuk melakukan pemanenan secara mudah bisa juga dilakukan dengan cara mengeringkan kolam secara total atau sebagian.

 

 

 

 

author

Leave a reply "Teknik Mudah Budidaya Ikan Nila Merah Pada Kolam Terpal"