Tips Budidaya Pada Tanaman Kelapa Sawit

No comment 171 views

Budidaya Tanaman Kelapa Sawit. Kelapa sawit  termasuk tanaman industri penghasil minyak untuk digunakan saat masak, industri, maupun sebagai bahan bakar. Budidaya tanaman kelapa sawit termasuk usaha yang menarik, karena produk akhirnya tetap menjadi primadona bisnis yang sangat menguntungkan.

Kita ketahui jika kita berbisnis, kita akan menghadapi tentangan utama aspek 3K  yaitu kualitas, kuantitas serta kelestarian lingkungan.Tujuan dari cara budidaya kelapa sawit ini adalah untuk mendapatkan buah yang banyak, sehingga para petani mendapatkan keuntungan yang banyak pula. Oleh karena itu, penting bagi kta untuk mengatahui teknik budidaya tanaman kelapa sawit untuk mendapatkan hasil yang melimpah dan berkualitas. Berikut hal-hal yang perlu diperhatikan:

 

tips-budidaya-pada-tanaman-kelapa-sawit

 

Syarat Tumbuh

Habitat asli tanaman ini adalah di daerah semak belukar. Tanaman Sawit tumbuh bai pada iklim daerah tropis dengan curah hujan rata-rata 1500-4000mm/tahun. Lama penyinaran matahari rata-rata 5-7jam/hari. Mempunyai temperature sekitar 24-280C.  ketinggian yang ideal antara 1 s/d 500mdpl dengan kecepatan angin 5-6 km/jam.

Media Tanam

Media tanam yang cocok yaitu tanah yang mengandung lempung berareasi subur dan baik, mempunyai drainase yang baik. Contohnya yaitu tanah Lotasol, Ultisol, tanah gambut saprik, daerah muara sungai, maupun daerah dataran pantai sekalipun.

Pembibitan dan Penyemaian

Kecambah dimasukkan kedalam polybag 12x23 cm yang berisi 1,4-2 kg tanah lapisan yang telah diayak. Tanam kecambah di kedalaman 2 cm. tanah yang ada di polybag harus selalu lembab. Setelah berumur 3-4 bulan dan berdaun sekitar 4 sampai 5 helai, bibit dapat dipindahkan

Penanaman

Usahakan melakukan proses penanamna pada musim hujan. Langkahnya yaitu lepaskan bibit dari polybag dengan hati-hati dan masukkan ke dalam lubang tanam. Taburkan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakan selama seminggu pada pupuk kendang di sekitar area tanam. Kemudian segera timbun dengan tanah.

Pemeliharaan

Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk melakukan pemeliharaan budidaya tanaman kelapa sawit ini. Yaitu:

  • Penyulaman

Jika ada bibit tanam yang mati, segera ganti dengan bibit tanam yang baru yaitu dengan cara disulam dengan bibit yang berumur 10s/d 14 bulan.

  • Pemangkasan Daun

Pemangakasan pasir, misalnya yaitu membuang daun-daun kering dan buah pertama yang bususk pada waktu umur tanaman 16 s/d 20 bulan. Pemangkasan produksi dilakukan dengan cara memotong daun yang slaing menumpuk untuk persiapan panen pada umur 20 s/d 28 bulang. Dan yang terakhir yaitu pemangkasan pemeliharaan, maksudnya adalah membuang daun-daun songgo secara rutin sehingga hanya terdapat daun sejumlah 28-54 helai.

  • Penyiangan

Yaitu membersihkan tanah sekitar tanamn agar terbebas dari gulma.

  • Kastrasi Bunga

Memotong bunga-bunga jantan dan betina yang sudah tumbuh pasa saat waktu tanam masih berumur 12 s/d 20 bulan.

  • Penyerbukan Buatan

Untuk mendapatkan hasil yang optimal pada setiap tandan yang berbuah, biasanya akan dibantu dengan menggunakan penyerbuakan buatan baik oleh serangga maupun manusia.

Saat tanaman berusia 2-7 minggu, maka bunga betina sedang represif atau siap untuk diserbuki Bungan jantan. Caranya yaitu buka bak seludung bunga, kemudian campurkan serbuk sari dengan talk murni (1:2). Semprotkan serbuk sari pada kepala putik.

Penyerbukan melalui serangga yaitu menggunakan serangga penyerbuk Elaedobius camerunicus yang tertarik pada bau bunga  jantan. Serangga ini dilepas ketika bunga betina sedang di amsa represif.

Hama dan Penyakit

Ada beberapa hama dan penyakit ayng harus diwaspadi oleh petani kelapa  sawit. Diantaranya yaitu ada hama tungau, ulat setora, penyakit Root Blast, Garis kuning pada daun, dan Dry Basal Rot pada batang.  Lakukan pencegahan dengan penggunaan Natiral GLIO semenjak awal tanam, jika pengendalian hama menggunakan pestisida alami masih belum bisa mengatasi hama, maka bisa menggunakan pestisida kimia dengan takaran yang dianjurkan.

Panen

Panen merupakan cara budidaya tanaman kelapa sawit yang terakhir, setelah umur 2,5 tahun dan masak 5,5 bulan, buah dapat dipanen . sedikitnya 60% buah telah matang. Darii 5 pohon terdapat satu tandan buah yang matang. Ciri-cirinya yaitu setidaknya ada 5 buah yang jatuh dari tandan kurang dari 10 kg atau lebih.

 

 

 

 

 

Incoming search terms:

  • cara menanam kelapa sawit beserta gambarnya
author

Leave a reply "Tips Budidaya Pada Tanaman Kelapa Sawit"