Waspada Bahaya Memelihara Kucing Bagi Kesehatan

No comment 192 views

Bahaya Memelihara Kucing – Kucing merupakan salah satu binatang primadona yang paling sering dipelihara oleh banyak orang lantaran tingkah lakunya yang sangat menggemaskan.  Walaupun kucing termasuk hewan favorit, namun tidak menututp kemungkinan kehadirannya mampu menimbulkan risiko bagi kesehatan kita. Ada bahaya memelihara kucing yang perlu kita wasapadai.

Kucing cenderung berinteraksi pada lingkungan yang terbuka dan kotor, sehingga tidak menutup kemungkinan mereka akan bermain di tempat yang kotor dan bisa menyebabkan semua tubuhnya dihinggapi oleh parasite dan bakteri. Bulu kucing merupakan bagian yang menjadi favotit untuk dihinggapi oleh parasite dan bakteri. Oleh karena itu kita perlu mengetahui bahaya memelihara kucing bagi kesehatan tubuh kita terutama pada bahaya bulu kucing.

 

Bahaya memelihara Kucing untuk kesehatan:

 

bahaya memelihara kucing

 

1. Toxoplasma

Penyakit ini disebabkan oleh parasite yang sering disebut dengan Toxoplasma gondii. Sejenis parasit yang hidup pada usus kucing yang dapat menular melalui banyak media. Parasit ini juga bisa tumbuh dalam tubuh manusia sehingga pada akhirnya akan menimbulkan penyakit zoonosis pada manusia. Media penularannya diantaranya adalah bulu kucing, tinja kucing, hingga wadah bekas makanan kucing.

 

2. Kurap

Salah satu penyakit infeksi jamur kulit ini bisa ditularkan kucing melallui seseorang membelai kucing.

 

3. Melahirkan Bayi Cacat Hingga Keguguran

Bagi Ibu hamil yang terkena penyakit toxoplasma bisa mengalami hal yang membahayakan seperti melahirkan bayi yang cacat hingga rentan mengalami keguguran. Gejala yang ditimbulkan bisa berupa penurunan daya tahan tubuh seperti nyeri kepala, demam dan rasa Lelah, mengalami flu.

 

4. Menyebabkan Alergi

Bulu kucing bisa menyebabkan alergi pada manusia jika benda tersebut masuk ke tubuh termasuk melalui hirupan. Setelah berhasil masuk, maka tubuh akan meresponnya dengan mensintesis histamin beserta zat kimia lain yang bisa membuat reaksi alergi terpicu. Alergi yang ditimbulkan pun bisa bermacam-macam termasuk radang seperti gatal-gatal, mata berair, bersin, batuk, dan susah bernafas.

 

5. Penyakit Cakar Kucing

Ada satu lagi bakteri yang bisa mengganggu kesehatan bagi manusia. Yaitu bakteri Bartonella henselae. Bakteri tersebut berpindah pada manusia melalui cakaran atau gigitan, namun tidak tertutup kemungkinan bakteri juga ditularkan melalui mengelus bulunya kemudian menyeka bagian mata Anda menggunakan tangan yang sudah terkena bakteri.

 

6. Asma

Bahaya kucing yang disebabkan bulu kucing selanjutnya yaitu Asma. Bulu kucing bisa sangat berbahaya jika telah menyerang sistem pernafasan yang bisa menyebabkan asma bulu kucing banyak membawa virus-virus asma.. Gejala asma akibat bulu kucing bisa dirasakan sedini mungkin dengan deteksi kelainan pernafasan anda.

 

7. Menyebabkan Beberapa Gejala Infeksi

infeksi yang diakibatkan oleh bulu kucing biasanya tidak dapat dikenali karena hanya menimbulkan gejala ringan bahkan hampir tak terlihat seperti gejala. Adapun beberapa gejala yang ditimbulkan akibat infeksi dari bulu kucing antara lain demam, jaundice (kuning), memar, hidrosefalus atau pendarahan bawah kulit hingga anemia.

 

8. Alergi

Bulu kucing bisa menjadi penyebab langsung timbulnya reaksi alergi. Biasanya hal ini disebabkan melalui air ludah dan urine kucing. Reaksi alergi yang ditimbulkan bisa berupa rhinitis alergi seperti gejala flu, mata gatal, bersin, dan tekanan pada sinus.

 

9. Diare kronis

Makanan yang telah diendus atau dijilat oleh kucing sebaiknya jangan dikonsumsi manusia, karena air liur kucing mengandung bakteri dan parasit, maka akan berpindah ke makanan. Sehingga dapat mnenyebabkan seseorang diare dan mencret secara berkesinambungan..

 

10. Penglihatan terganggu

Bakteri Bartonella henselae dan Parasit toksoplasma yang melekat pada bulu jika berpindah ketangan manusia maka dapat mengakibatkan gangguan pada jaringan mata. Hal itu terjadi jika habis menyentuh atau bermain main dengan kucing tanpa sengaja tangan anda menggaruk garuk area mata karena gatal. Parasit toksoplasma dapat berkembang biak dengan cepat pada jaringan mata dan mengititasi retina, Akibatnya penglihatan berangsur angsur menjadi kabur.

 

11. Radang paru paru

Parasit toksoplasmosis juga dapat menyebabkan jaringan paru menjadi iritasi dan timbulnya peradangan . Radang paru dapat mengakibatkan fungsi paru menjadi terganggu dan kehilangan kemampuannya dalam hal sistem ekskresi.

 

12. Pembesaran hati

Parasit toksoplasma yang masuk pada jaringan hati dapat merusak kinerja hati sehingga hati kehilangan kemampuannya dalam menguraikan hemoglobin, Membersihkan darah dan menyaring racun yang dihasilkan dari radikal bebasm obat obatan dan dari makanan yang telah dikonsumsi. Kegagalan jaringan hati dalam mengikat racun menyebabkan hati menjadi meradang dan timbul pembengkakan.

 

Incoming search terms:

  • Foto bunga bangkai raksasa
author

Leave a reply "Waspada Bahaya Memelihara Kucing Bagi Kesehatan"